Apakah Davide Brivio adalah manajer terhebat yang pernah ada? Datanya luar biasa

Dari kesuksesan bersama Yamaha hingga kedatangannya di Formula 1. Karir Davide Brivio dipenuhi dengan kemenangan dan gol yang sensasional.

Davide Brivio (Getty Images)
Davide Brivio (Getty Images)

Davide Brivio dia adalah salah satu manajer paling sukses dan cakap di seluruh dunia otomotif. Pembalap Monza ini mengambil langkah pertamanya di dunia motorsport sebagai pebalap motocross. Hasilnya sama sekali tidak mengesankan, tetapi hasratnya terhadap roda dua membuatnya ingin terus mengikuti balapan. Maka dari itu ia mulai menulis untuk sebuah surat kabar sepeda motor nasional dan mengabadikan juara-juara disiplin tersebut juga sebagai seorang fotografer.

Pada tahun 1990, pada usia dua puluh tujuh, Davide Brivio berhasil menjadi bagian dari tim resmi, sebagai petugas pers Yamaha. Gairah dan karakter tekadnya membawanya dalam waktu lima tahun untuk mengambil kendali tim Jepang di kejuaraan Superbike. Dalam peran sebagai manajer tim, Brivio menyentuh gelar dunia dengan Noriyuki Haga di 2000.

Setelah sepuluh tahun di alam semesta SBK, Davide Brivio pindah ke kejuaraan dunia sebagai komando tim Yamaha WCM. Setelah bekerja sama dengan Max Biaggi, juara dunia Valentino Rossi tiba di tahun 2004. Sebuah hubungan khusus lahir antara keduanya yang membawa rumah Iwata unggul di kelas atas. Setelah Valentino Rossi pindah ke Ducati, Brivio menghabiskan tiga tahun bersama perusahaan VR46 Peran Rossi sebagai konsultan dan manajer.

Davide Brivio, keunggulan Italia

Manajer dari Brianza diperhatikan oleh Suzuki yang memilih Brivio untuk kembalinya dia ke MotoGP. Manajer memutuskan untuk menikah dengan proyek rumah Jepang dan menciptakan tim yang spektakuler. Kesuksesan terbesar datang di tahun 2020 dengan kemenangan Joan Mir.

Pada tahun 2021, setelah pencapaian luar biasa di bidang sepeda motor, eksekutif olahraga Italia itu menerima proposal untuk bergabung dengan tim Alpine di F1. Sebagai Direktur Balap tim Prancis, Brivio telah menemukan kenalan lamanya, Luca De Meo. Presiden dan CEO Renault mengandalkan keahlian Brivio untuk kembalinya merek Alpine ke sirkus. Keduanya bertemu tahun sebelumnya, ketika De Meo memegang posisi kepala merek Fiat, sponsor tim Yamaha di MotoGP.

BACA JUGA >>> F1, Charles Leclerc Tantang Sainz: Begini Kata-katanya

Davide Brivio e Luca De Meo mewakili jiwa Italia tim Prancis. Bagi Brivio, proyek Alpine adalah angin segar, menjadi kesempatan baginya untuk menunjukkan keterampilan manajemennya di lingkungan selain roda dua. Brivio dianggap sebagai orang yang tepat untuk memungkinkan tim transalpine menang lagi di masa depan. Mempertimbangkan palmares Brianza, pilihannya tepat.

Author: editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *